Headline
Hakim mestinya menjatuhkan vonis maksimal.
Talenta penerjemah dan agen sastra sebagai promotor ke penerbit global masih sangat sedikit.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPARTEMEN Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan, penghentian sementara proses visa bagi mahasiswa internasional tidak akan berlangsung lama. Juru bicara Departemen Luar Negeri, Tammy Bruce, mendorong calon mahasiswa untuk tetap mencoba mendapatkan jadwal wawancara visa.
“Saya tidak akan menganjurkan itu jika penangguhan akan berlangsung selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan,” ujarnya kepada wartawan.
“Yang bisa saya katakan, ini kemungkinan akan diselesaikan lebih cepat daripada yang dibayangkan,” lanjut Bruce.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memerintahkan seluruh kedutaan besar dan konsulat untuk menangguhkan sementara penjadwalan visa pelajar sembari menunggu pedoman baru terkait pemeriksaan aktivitas media sosial para pelamar. Langkah itu merupakan bagian dari serangkaian kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump dalam bidang pendidikan, termasuk pencabutan ribuan visa, upaya untuk melarang Universitas Harvard menerima mahasiswa internasional, serta janji untuk secara agresif membatalkan visa pelajar dari Tiongkok.
Rubio secara khusus mencabut visa sejumlah mahasiswa yang diketahui terlibat dalam unjuk rasa yang mengkritik serangan militer Israel di Gaza. Dia menggunakan undang-undang yang jarang digunakan guna memungkinkan pemerintah mencabut visa bagi orang-orang yang dianggap bertentangan dengan kepentingan kebijakan luar negeri Amerika Serikat.
Dalam pesan resmi yang dikirim ke seluruh perwakilan diplomatik AS, Rubio menyebut pedoman baru terkait pemeriksaan media sosial pelamar visa pelajar akan diterbitkan dalam beberapa hari ke depan. Sementara itu, Bruce mengimbau para calon mahasiswa untuk terus memantau situs resmi guna mengetahui waktu wawancara visa kembali dibuka.
Meski belum ada kepastian kapan penangguhan akan dicabut sepenuhnya, pernyataan dari pihak pemerintah menunjukkan proses pengajuan visa mahasiswa internasional kemungkinan akan kembali normal dalam waktu dekat.
"Saat ini mungkin terjadi sedikit keterlambatan, dan saya diminta untuk mendorong orang-orang agar rutin memeriksa kapan jadwal kembali tersedia,” ungkap Bruce.(AFP/M-2)
RENCANA Amerika Serikat (AS) untuk menghancurkan fasilitas nuklir Iran yang paling terlindungi kuat dengan bom penghancur bunker akan berhasil karena mereka memiliki kemampuan tersebut.
IRAN kemungkinan akan menerima undangan untuk berdialog dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan ingin membahas kemungkinan gencatan senjata dengan Israel.
KOREA Utara (Korut) menyatakan kecaman keras terhadap serangan udara yang dilancarkan Israel ke Iran, sehingga telah memicu konflik terbuka antar kedua negara sejak Jumat (13/6).
PEMERINTAH Vietnam tengah menggencarkan penindakan terhadap peredaran barang palsu. Ini menjadi upaya merespons tuduhan negara itu menjadi pusat produksi dan distribusi barang tiruan.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan untuk ikut berperang dan bergabung dalam serangan Israel terhadap Iran.
Pemerintah AS mewajibkan calon mahasiswa asing untuk membuka akun media sosial mereka secara publik.
RENCANA Amerika Serikat (AS) untuk menghancurkan fasilitas nuklir Iran yang paling terlindungi kuat dengan bom penghancur bunker akan berhasil karena mereka memiliki kemampuan tersebut.
IRAN kemungkinan akan menerima undangan untuk berdialog dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan ingin membahas kemungkinan gencatan senjata dengan Israel.
Donald Trump terus menunjukkan sikap ambigu terkait kemungkinan keterlibatan langsung negaranya dalam konflik bersenjata antara Israel dan Iran.
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menyerah kepada siapapun, terutama Amerika Serikat, terkait konflik dengan Israel.
Presiden Donald Trump belum mengambil keputusan bergabung dengan serangan Israel ke Iran. Namun ia menegaskan telat bagi Iran untuk berdialog.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved