Sukses

Sejarah Hari Angkutan Nasional dan Cara Merayakannya

Pada tanggal 24 April di Indonesia diperingati sebagai Hari Angkutan Nasional, berikut ini sejarah dan cara merayakannya.

Diperbarui 27 Mei 2025, 19:19 WIB Diterbitkan 25 Apr 2025, 01:33 WIB

Liputan6.com, Bandung - Transportasi memiliki peran yang penting dalam kehidupan masyarakat terutama untuk memudahkan perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya. Di Indonesia, transportasi menjadi tulang punggung kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya.

Selain itu, dengan sistem transportasi yang memadai masyarakat dapat menjangkau tempat kerja, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga destinasi wisata dengan lebih efisien. Kemudahan akses ini tentu berdampak besar terhadap pertumbuhan di berbagai daerah.

Kemudian di Indonesia sendiri ada banyak pilihan transportasi yang bisa dimanfaatkan baik untuk jarak dekat maupun jarak jauh. Untuk wilayah perkotaan, transportasi umum seperti bus, angkot, taksi, dan ojek online masih menjadi andalan masyarakat.

Sementara itu, untuk perjalanan antarkota dan antarprovinsi tersedia moda transportasi seperti kereta api, pesawat, kapal laut, serta bus antar kota. Keberagaman moda ini memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam memilih sarana yang sesuai dengan kebutuhan.

Namun, meski sudah berkembang masih banyak tantangan yang dihadapi sektor transportasi di Indonesia. Kemacetan, polusi, serta kurang meratanya infrastruktur di daerah terpencil menjadi isu yang perlu ditangani.

Adapun untuk terus mengingat pentingnya kehadiran transportasi di Indonesia terdapat peringatan Hari Angkutan Nasional. Peringatan ini jatuh pada tanggal 24 April setiap tahunnya.

2 dari 5 halaman

Sejarah Hari Angkutan Nasional

Hari Angkutan Nasional merupakan peringatan yang penting dirayakan terutama untuk mengingat sejarah panjang transportasi darat di Indonesia. Adapun peringatannya berawal dari masa pendudukan Jepang tahun 1943.

Kala itu terdapat dua jenis layanan angkutan yang diperkenalkan yaitu Jawa Unyu Zigyosha untuk angkutan barang dan Zidosha Sokyoku untuk angkutan penumpang. Setelah merdeka, kedua layanan tersebut kemudian digabung dan dikelola oleh pemerintah Indonesia.

Ketika dikelola oleh pemerintah Indonesia kemudian dibentuk Djawatan Angkutan Motor Republik Indonesia (DAMRI) pada tahun 1946. DAMRI didirikan berdasarkan Maklumat Menteri Perhubungan RI No.01/DAMRI/46 pada 25 November 1946.

Sejak itu, DAMRI berkembang dari angkutan tradisional menjadi angkutan modern seperti saat ini. Transformasi angkutan tersebut juga mencerminkan upaya pemerintah dalam menyediakan layanan transportasi terjangkau dan andal untuk masyarakat.

Sementara itu, meskipun DAMRI secara resmi berdiri pada 25 November 1946 tanggal yang dipilih adalah 24 April.

3 dari 5 halaman

Transportasi Umum Gratis di Jakarta

Pada peringatan Hari Angkutan Nasional, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggratiskan layanan transportasi umum mulai dari Transjakarta (BRT dan non-BRT), Mikrotrans, MRT Jakarta, hingga LRT Jakarta.

Kabar tersebut sudah dibagikan resmi oleh Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi, Cyril Raoul Hakim di Balai Kota Jakarta sejak Kamis, 17 April 2025 lalu.

“Pada 24 April nanti, semua penumpang bisa menikmati layanan transportasi umum secara gratis sepanjang hari dalam rangka memperingati Hari Angkutan Nasional,” ucapnya.

Pemprov DKI Jakarta juga berharap program tersebut tidak hanya menjadi layanan gratis tetapi juga sarana edukasi dan promosi untuk mengubah perilaku masyarakat dalam memilih moda transportasi.

4 dari 5 halaman

Tujuan Hari Angkutan Nasional

Mengutip dari BPS Kabupaten Kudus Hari Angkutan Nasional mempunyai tiga tujuan utama yang penting untuk diketahui masyarakat. Tujuan pertama adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan transportasi umum.

Adapun tujuan kedua dari Hari Angkutan Nasional adalah untuk memberdayakan transportasi umum sebagai solusi untuk mengurangi kemacetan yang semakin parah di kawasan perkotaan.

Sementara itu, tujuan ketiga peringatan ini untuk menjadikan penggunaan transportasi umum sebagai bagian dari upaya menjaga fasilitas umum terutama agar bisa terus tumbuh dan berkembang.

Peringatan Hari Angkutan Nasional juga diharapkan bisa mengajak masyarakat untuk turut aktif dalam pembangunan sistem transportasi berkelanjutan.

5 dari 5 halaman

Cara Merayakan Hari Angkutan Nasional

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat peringatan Hari Angkutan Nasional jadi lebih berkesan:

1. Menggunakan transportasi umum

Merayakan Hari Angkutan Nasional dengan memilih naik angkutan umum seperti bus, kereta, MRT, atau angkot bisa menjadi bentuk partisipasi aktif dalam mendukung sistem transportasi publik dan mengurangi emisi karbon serta kemacetan.

2. Mengikuti kegiatan edukasi transportasi

Banyak instansi dan komunitas sering kali mengadakan kampanye keselamatan berkendara atau edukasi penggunaan transportasi umum. Mengikuti acara ini juga bisa jadi salah satu cara menyebarkan pesan penting terutama jika dibagikan ke media sosial.

3. Mengunjungi museum atau pameran transportasi

Beberapa daerah yang memiliki museum transportasi atau menggelar pameran khusus di Hari Angkutan Nasional bisa jadi destinasi menarik untuk dikunjungi saat Hari Angkutan Nasional karena kegiatannya bisa menambah wawasan tentang sejarah transportasi di Indonesia.

EnamPlus