Sukses

Perkuat Komitmen Bangun Komunitas dan Fasilitas di Cikupa dengan Resmikan Marketing Gallery Baru

Pengembang real estate kawasan kota mandiri di Cikupa, Tangerang, Swancity Indonesia, secara resmi meresmikan Marketing Gallery terbarunya.

Diperbarui 17 Mei 2025, 02:42 WIB Diterbitkan 07 Mei 2025, 03:34 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu pengembang real estate terdepan yang konsisten menunjukkan pertumbuhan pesat dalam pengembangan kawasan kota mandiri di Cikupa, Tangerang, Swancity Indonesia, secara resmi meresmikan Marketing Gallery terbarunya di kawasan Lavon 2 pada hari Sabtu (11/05/2025).

Peresmian ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat eksistensi dan meningkatkan layanan bagi konsumen di tengah pesatnya perkembangan kawasan Cikupa. Acara pembukaan turut dihadiri oleh Mr. Alex Dai, Marketing Advisor Swancity Indonesia, serta para konsumen, calon konsumen, perwakilan mitra kerja sama, dan principal dari kantor agen properti.

Marketing Gallery sebelumnya berlokasi di Lavon 1, yang seluruh unit huniannya—sebanyak 2.650 unit—telah terjual habis. Dengan kapasitas yang telah terpenuhi dan fasilitas yang semakin lengkap, Swancity kini mengalihkan fokus pengembangan ke Lavon 2 dan kawasan baru, Phase 3.

Lavon 2 sendiri telah diluncurkan sejak tahun 2018 dan masih menyisakan sekitar 20% dari total 1.770 unit, yang sebagian besar merupakan tipe hunian lebih besar dengan luas bangunan mulai dari 124 m². Dengan harga mulai dari Rp1 miliar untuk rumah tiga lantai, Lavon 2 menjadi pilihan strategis bagi konsumen yang ingin beralih dari rumah pertama ke rumah kedua.

“Kami meyakini bahwa Cikupa akan terus mengalami perkembangan dan menjadi kawasan hunian yang strategis. Oleh karena itu, kami bersama kompetitor, Alam Sutera Group, Hongkong Land, Astra Land, dan beberapa developer lain nya, menghadirkan proyek hunian kelas menengah atas sebagai bentuk kolaborasi dalam membangun kawasan ini dan menarik minat lebih banyak calon penghuni.

 

2 dari 3 halaman

Inteegrasi Marketing Gallery

“Adapun keunggulan kami apabila dibandingkan kompetitor lain yang berada di lokasi serupa terletak pada komitmen kami untuk membangun budaya dan komunitas yang sesuai dengan karakter serta kebutuhan pelanggan kami,” terang Alex Dai, Marketing Advisor Swancity Indonesia dalam acara pembukaan Marketing Gallery Lavon 2.

Selain itu, kami memiliki ide untuk mengintegrasikan Marketing Gallery baru ini dengan sebuah coffee shop yang mengusung konsep ramah hewan peliharaan (pet-friendly). Dengan konsep ini, kini baik penghuni maupun pengunjung dapat membawa hewan kesayangannya, sambil menikmati suasana yang nyaman dan bersahabat.

Lebih jauh Alex Dai menjelaskan, “Marketing Gallery terbaru ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi, tetapi juga kami rancang sebagai ruang komunitas yang hidup—tempat interaksi dan kolaborasi bagi penghuni maupun calon konsumen.

Hingga saat ini, Lavon tetap mencatatkan kinerja penjualan yang stabil, dengan rata-rata 30 unit terjual setiap bulan di kuartal pertama tahun 2025. Hal tersebut bertolak belakang dengan tren penurunan penjualan yang dialami beberapa pengembang besar di Jabodetabek. Kunci stabilitas ini terletak pada ketersediaan unit (ready stock unit), harga yang kompetitif, serta berbagai promo menarik seperti kemudahan cara bayar dan program bebas PPN.

3 dari 3 halaman

Membangun Fasilitas Penunjang

Mengenai tantangan, Swancity mengakui bahwa pengembangan fasilitas masih menjadi pekerjaan rumah utama. Oleh karena itu, Marketing Gallery baru ini menjadi langkah awal untuk membangun fasilitas penunjang yang sesuai kebutuhan pasar modern, khususnya generasi muda dan keluarga muda.

Ke depannya, fokus Swancity juga akan beralih ke Phase 3, proyek hunian yang berada tepat di seberang Lavon 2. Phase 3 sebelumnya telah diluncurkan pada tahun 2020 namun sempat tertunda karena pandemi. Kini, pembangunan dilanjutkan kembali dengan konsep baru dan telah membuka tiga klaster pertama dari rencana total sekitar 1.772 unit.

“Target penjualan kami untuk tahun 2025 adalah Rp1.3 triliun. Dengan produk yang kompetitif, strategi komunitas yang kuat, serta pengembangan berkelanjutan di Lavon 2 dan Phase 3, kami optimistis dapat mencapainya,” pungkas Alex Dai.

 

EnamPlus